Ketertarikan Mahasiswa Study Exchange Yonsei University Korea terhadap Departemen Antropologi FISIP Universitas Airlangga Surabaya.

 

Perkembangan ilmu Antropologi hingga kancah Internasional, ternyata bukan hanya isapan jempol belaka, jika banyak yang beranggapan bahwa dunia Antropologi hanya merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat eksklusif, dan hanya bagi kalangan teretentu saja, namun hal ini terbantahkan serta terbukti dari ketertarikan ke empat mahasiswa Study Exchange Yonsei University Korea yang menyambut baik serta memberikan apresiasi yang sangat menyenangkan kepada tim Road Show Departemen Antropologi FISIP Universitas Airlangga Surabaya. Kedatangan tim Road Show Departemen Antropologi FISIP Universitas Airlangga Surabaya yang semula hanya ingin memberikan sosialisasi dan pengetahuan kepada para murid di SMA Negeri 1 Pacitan mengenai seluk beluk dunia Antropologi di dunia perguruan tinggi, kemudian juga di sambut baik dan di imbangi dengan diadakannya kegiatan pertemuan bersama mahasiswa Study Exchange asal Korea.

Para mahasiswa asal Korea ini sedang melakukan serangkaian program pendidikan di SMA Negeri 1 Pacitan selama enam minggu, berbagai agenda bersifat education yang secara nyata telah dipersiapkan oleh Yonsei University Korea kemudian direalisasikan oleh para mahasiswa tersebut untuk diberikan kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Pacitan. Ke empat mahasiswa tersebut yaitu : Hwang Jooyung ( 23 ), Yusik Yang ( 22 ),  MeeJung Yoon ( 23 ) dan Yumin Jeon ( 23 ). Dapat di contohkan berbagai agenda pendidikan yang dipersiapkan oleh Yonsei University Korea antara lain : memberikan pengajaran yang terarah kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Pacitan mengenai pemanfaatan internet, computer dan lainnya, sehingga diharapkan seluruh siswa dapat menggunakan dan memanfaatkan kemajuan tekhnologi yang ada saat ini bagi perkembangan pengetahuan mereka kedepannya, selain mengadakan kegiatan yang berbasis tekhnologi informasi, ke empat mahasiswa tersebut juga tidak ketinggalan mengadakan agenda pengenalan budaya Korea kepada seluruh siswa sebagai perwujudan dari pertukaran pengetahuan mengenai kebudayaan asli dari masing-masing negara.

Pengetahuan ke empat mahasiswa asal Korea tersebut mengenai dunia Antropologi sudah cukup signifikan, hal ini terbuktikan pada saat sesi bincang-bincang mengenai dunia Antropologi secara umum, mereka menjelaskan bahwa ilmu Antropologi merupakan salah satu Unique Study yang ada di dunia, mengapa hal tersebut mereka katakan seperti itu, pada dasarnya kemampuan dalam mengerti dan memahami segala hal serta seluk beluk mengenai manusia, merupakan sebuah kunci dari suatu ilmu yang sangat dibutuhkan sebagai acuan dasar dalam memaknai siklus kehidupan manusia secara real, dan di dalam ilmu Antropologi semuanya dapat dijelaskan dan dipaparkan dengan disertai contoh konkrit yang ada, mulai dari masalah culture, human, dan lain-lain, sehingga hal tersebut menjadikan ilmu Antropologi suatu kombinasi ilmu yang sangat kaya akan berbagai hal, dan bila ditelisik lebih dalam, ketertarikan mengenai dunia Antropologi sudah seharusnya ditanamkan pada generasi muda sebagai landasan nyata dalam memaknai suatu kenyataan yang sebenarnya.

Meskipun ke empat mahasiswa asal Korea tersebut bukan berasal dari disiplin ilmu yang menitik beratkan pada dunia Antropologi, dikarenakan mereka mengambil jurusan Tekhnologi Informatika pada Yonsei University, namun mereka mengungkapkan bahwa perkembangan ilmu Antropologi di negara mereka sudah semakin berkembang, hal tersebut dapat dilihat dari geliat berbagai Universitas di Korea yang mulai memperkenalkan ilmu Antropologi kepada mahasiswanya, dan sejauh ini respon dari mahasiswa yang bersangkutan sudah sangat terlihat progress nya. Melihat fenomena seperti yang disampaikan oleh ke empat mahasiswa asal Korea ini, bukan tidak mungkin perkembangan ilmu Antropologi yang mayoritas lebih berkembang di negara-negara bagian barat dunia, kemudian saat ini sudah mulai menyebar dan diperhitungkan oleh negara-negara di bagian timur dunia ini. Perkembangan ilmu Antropologi yang sudah semakin signifikan ini dapat memberikan teladan bagi para mahasiswa Antropologi FISIP Universitas Airlangga agar dapat lebih memacu semangat dalam mengembangkan pengetahuan masyarakat luas mengenai dunia Antropologi di Indonesia pada khususnya, serta dunia internasional pada umumnya.

 

( * D-Ny )

2 Komentar (+add yours?)

  1. farid
    Jun 28, 2012 @ 00:00:19

    like

    Balas

  2. JiEyounG
    Jun 30, 2012 @ 04:40:06

    waaauw jadi lebih pengen ke Korea^^

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: