Dosen Antropologi FISIP UNAIR Sebagai Pemakalah dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“ ( PAAI ) di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Dra. Myrtati Dyah Artaria, MA., Ph.D. adalah salah satu dosen pada Departement Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Surabaya, kiprahnya di dunia Antropologi sudah lama malang melintang, khususnya pada bidang Antropologi Ragawi. Berbagai pengalaman sebagai dosen Antropologi Ragawi telah diembannya selama hampir 20 tahun, bahkan penghargaan Satya Lancana dari Presiden Republik Indonesia Dr. Susilo Bambang Yudhoyono pun telah didapatnya karena pengabdiannya yang besar terhadap dunia pendidikan.. Gelar MA, Anthropologi Didapatnya dari Arizona State University dan gelar P.hD, Anatomy dari The University Of Adelaide. Ketertarikannya pada dunia Antropologi Ragawi, ia rasakan sejak duduk di bangku SMA. Keahliannya dalam berbagai hal yang berkaitan dengan Bidang Antropologi Ragawi yang digelutinya saat ini, adalah buah manis dari rasa ingin tahunya yang sangat besar pada saat belajar di bangku perkuliahan. Rasa ingin tahu itu akhirnya dapat membawanya meraih berbagai Penghargaan bergengsi dalam dunia Medis dan Sosial, diantaranya adalah Kartini Award, Penghargaan ini adalah hasil kerja kerasnya dalam bidang Rekonstruksi Wajah, dan dari berbagai hasil penelitian pada bidang Antropologi Ragawi. Penghargaan ini bertaraf Nasional, sehingga Myrtati Dyah Artaria dapat menyisihkan Wanita-Wanita Hebat dan tangguh di Indonesia yang memiliki Keahlian dalam bidang Ilmu Pengetahuan.

Baru-baru ini Pada tanggal 7 sampai 8 Agustus 2009 yang lalu , perempuan lulusan University of Adelaide ini menjadi salah satu pemakalah dalam pertemuan ilmiah tahunan “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“ (PAAI) di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Dengan Tema Tumbuh Kembang Pada Anak, yang lebih terspesifikasi pada Topik Perbedaan Tumbuh Kembang antara Anak Laki-laki dan Perempuan, beliau memaparkan hasil penelitiannya di hadapan anggota “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“ (PAAI) yang beranggotakan dosen-dosen dan para ahli, di antaranya adalah dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Hewan, Ilmu Biologi dan Antropologi Ragawi dari berbagai universitas di Indonesia. Untuk menjadi Pembicara dalam Pertemuan ilmiah ini syarat yang harus dipenuhi tidak mudah, dimulai dari pengiriman abstrak yang kemudian di seleksi dengan ketat oleh pihak “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“ (PAAI), sehingga kemudian menghasilkan 67 orang pembicara dengan latar belakang tema yang berbeda. ” Kesempatan menjadi pembicara dalam pertemuan ilmiah tingkat nasional seperti ini adalah kesempatan yang luar biasa dan sangat menyenangkan ” ucapnya.

Myrtati Dyah Artaria juga menjabat sebagai Sekretaris Umum  “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“(PAAI) pada tahun 2008 hingga tahun 2011, pada awalnya beliau aktif pada “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“ (PAAI) Komisariat Surabaya. Hal lain yang menarik pada Organisasi    “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“ (PAAI) ini adalah diterbitkannya Jurnal Anatomi Indonesia yang merupakan sebuah sarana dalam menyalurkan aspirasi para ahli anatomi di Indonesia untuk dapat berbagi ilmu pengetahuan dengan semua orang dalam karya tulisnya, Myrtati Dyah Artaria juga aktif sebagai penulis di dalam Jurnal tersebut, banyak juga para ahli Antropologi Ragawi dari Universitas Airlangga Surabaya  yang turut serta mengisi berbagai wacana dalam jurnal tersebut, seperti halnya Dr. Toetik K. dan Prof. J. Glinka. Hal ini dapat pula dijadikan sebagai pembuktian awal bahwa para ahli Antropologi Ragawi dari Universitas Airlangga Surabaya sangat diperhitungkan dalam dunia Anatomi di Indonesia, bahkan dunia. Lingkup antropologi sebagai salah satu bidang ilmu yang ada saat ini sudah sangat berkembang sehingga kedudukan antropologi sudah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas pada umumnya. Pada tahun 2011 mendatang “Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia“ atau     (PAAI) akan menggelar Pertemuan Ilmiah Ahli Anatomi Internasional yang bekerjasama dengan negara Jepang. Hal ini diharapkan dapat menjadi sarana yang baik bagi para ahli Anatomi Indonesia agar mampu berkerjasama dengan dunia Internasional pada lingkup yang lebih luas. Maka patut berbanggalah kita memiliki ahli Antropologi Ragawi yang sangat berkompeten di bidangnya, seperti halnya Myrtati Dyah Artaria. (* Dny )


1 Komentar (+add yours?)

  1. mita
    Jul 08, 2012 @ 15:56:04

    kok nggak nge blog lagi Den?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: